Aldy & Uni
“What counts in making a happy marriage is not so much how compatible you are, but how you deal with incompatibility. A great marriage is not when the perfect couple comes together. It is when an imperfect couple learns to enjoy their differences.”
" Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya diciptakan-Nya untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri supaya kamu dapat ketenangan hati dan dijadikannya kasih sayang di antara kamu. Sesungguhnya yang demikian menjadi tanda-tanda kebesaran-Nya bagi orang-orang yang berpikir.
We Found Love
Dengan memohon rahmat dan ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala, insyaaAllah kami akan menyelenggarakan acara pernikahan kami :


“What counts in making a happy marriage is not so much how compatible you are, but how you deal with incompatibility. A great marriage is not when the perfect couple comes together. It is when an imperfect couple learns to enjoy their differences.”
PUKUL: 09.00 WITA
GEDUNG RMB
(Jalan Nenas, Bulukumba)
PUKUL: 12.00 WITA - Selesai
GEDUNG RMB
(Jalan Nenas, Bulukumba)
PUKUL: 09.00 WITA - Selesai
Jl.Mannyaha, Dusun Pattiro,
Desa Salohe, Kec.Sinjai Timur
kisah kami berawal dari sesuatu yang sederhana,sebuah story WhatsApp sahabat kami berdua. Dari hal kecil itu, kami mulai saling memperhatikan tanpa sadar.
Pertemuan pertama kami terjadi pada tahun 2018. Saat itu, salah satu dari kami mengantar sahabat kami. Tidak ada rencana, tidak ada janji, hanya momen singkat yang ternyata berarti. Kami hanya saling melihat sekilas, tapi ada sesuatu yang terasa berbeda.
Beberapa waktu kemudian, percakapan pertama kami pun dimulai. Alasannya sederhana sebuah buku karya Muhidin M. Dahlan dijadikan alasan untuk memulai ngobrol. Kami mulai saling mengenal lebih dekat. Belakangan kami sama-sama tahu, itu hanyalah modus kecil yang lucu.
Namun dari alasan sesederhana itu, kami mulai saling mengenal lebih dalam. Obrolan ringan berubah menjadi kebiasaan yang menenangkan. Kami menemukan kenyamanan dalam setiap percakapan, dan perlahan, dua hati yang awalnya asing mulai saling mengisi.
Waktu berjalan, dan kami tumbuh bersama. Kami belajar memahami, menerima perbedaan, dan menjaga satu sama lain di tengah perjalanan yang tak selalu mudah.
Di setiap tawa dan air mata, kami menemukan arti cinta yang sesungguhnya bukan sekadar perasaan, tapi pilihan untuk tetap bertahan. Hingga akhirnya, kami membuat komitmen untuk melangkah bersama, membangun cerita yang lebih besar dari sekedar “aku” dan “kamu”.
Kini, kami berdiri di awal dari selamanya.
Dari story WhatsApp sederhana, dari pertemuan tanpa rencana, hingga menjadi dua hati yang saling melengkapi. Kami percaya, tidak ada yang benar-benar kebetulan.
Karena dari semua kemungkinan di dunia ini, kami dipertemukan dengan cara yang paling indah lewat tawa kecil, pertolongan sederhana, dan sebuah buku yang ternyata menjadi jembatan menuju kisah cinta kami.
Kami Yang Berbahagia,
Keluarga Besar Kedua Mempelai
Aldy & Uni